Contoh Soal Sejarah Kelas 10 Pilihan Ganda (Bagian 3) Beserta Jawabannya: Menjelajahi Nusantara Klasik dan Awal Pengaruh Global

Contoh Soal Sejarah Kelas 10 Pilihan Ganda (Bagian 3) Beserta Jawabannya: Menjelajahi Nusantara Klasik dan Awal Pengaruh Global

Contoh Soal Sejarah Kelas 10 Pilihan Ganda (Bagian 3) Beserta Jawabannya: Menjelajahi Nusantara Klasik dan Awal Pengaruh Global

Pendahuluan

Sejarah adalah jendela untuk memahami masa lalu, membentuk masa kini, dan merencanakan masa depan. Bagi siswa kelas 10, pembelajaran sejarah membawa kita pada perjalanan menelusuri akar peradaban di Nusantara, dari kerajaan-kerajaan besar yang megah hingga masuknya pengaruh-pengaruh global yang mengubah wajah kepulauan ini selamanya. Bagian ketiga dari seri soal pilihan ganda ini akan fokus pada periode krusial tersebut: masa kejayaan kerajaan Hindu-Buddha, proses Islamisasi, dan awal mula kedatangan bangsa Eropa yang menandai babak baru dalam sejarah Indonesia.

Contoh Soal Sejarah Kelas 10 Pilihan Ganda (Bagian 3) Beserta Jawabannya: Menjelajahi Nusantara Klasik dan Awal Pengaruh Global

Latihan soal adalah salah satu metode paling efektif untuk menguji pemahaman, mengidentifikasi area yang perlu diperdalam, dan membiasakan diri dengan format ujian. Artikel ini menyajikan serangkaian soal pilihan ganda yang komprehensif, mencakup berbagai aspek dari periode yang disebutkan, dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan mendalam. Tujuannya adalah tidak hanya memberi tahu Anda jawaban yang benar, tetapi juga menjelaskan mengapa jawaban tersebut benar, serta memberikan konteks sejarah yang lebih luas. Mari kita mulai petualangan sejarah ini!

Bagian 1: Soal Pilihan Ganda

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari pilihan A, B, C, D, atau E.

  1. Salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang bercorak Hindu, dibuktikan dengan penemuan prasasti Yupa, adalah Kerajaan…
    A. Tarumanegara
    B. Sriwijaya
    C. Kutai
    D. Mataram Kuno
    E. Singasari

  2. Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan maritim yang sangat kuat dan pusat penyebaran agama Buddha. Faktor utama yang mendukung kejayaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim adalah…
    A. Memiliki pasukan darat yang besar dan tangguh.
    B. Letaknya strategis di jalur perdagangan internasional antara India dan Cina.
    C. Kaya akan hasil pertanian dan perkebunan.
    D. Menerapkan sistem pemerintahan feodal yang kuat.
    E. Memiliki hubungan diplomatik yang erat dengan kerajaan-kerajaan di Eropa.

  3. Pembangunan Candi Borobudur, salah satu keajaiban dunia, adalah hasil karya dari dinasti…
    A. Sanjaya
    B. Syailendra
    C. Isyana
    D. Rajasa
    E. Mahendra

  4. Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Gajah Mada pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk bertujuan untuk…
    A. Mengusir bangsa asing dari wilayah Nusantara.
    B. Mempersatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit.
    C. Membentuk aliansi militer dengan kerajaan-kerajaan tetangga.
    D. Menuntut kemerdekaan dari penjajahan asing.
    E. Membangun kembali candi-candi yang telah runtuh.

  5. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Raja Kertanegara. Kebijakan luar negeri yang paling menonjol pada masa tersebut adalah…
    A. Ekspedisi Pamalayu untuk menaklukkan Kerajaan Melayu.
    B. Pembangunan pelabuhan-pelabuhan dagang baru.
    C. Pengiriman utusan ke Dinasti Yuan di Cina.
    D. Perjanjian damai dengan Kerajaan Sriwijaya.
    E. Menerapkan sistem perdagangan bebas.

  6. Salah satu teori tentang masuknya Islam ke Nusantara yang menyatakan bahwa Islam dibawa oleh para pedagang dari Gujarat (India) pada abad ke-13 Masehi didukung oleh bukti…
    A. Penemuan makam Sultan Malik al-Saleh dengan corak Gujarat.
    B. Penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar di kesultanan awal.
    C. Adanya kesamaan mazhab Syafii yang banyak dianut di Nusantara dengan di Mesir.
    D. Catatan perjalanan Marcopolo yang menyebutkan Islam di Sumatera pada abad ke-13.
    E. Penemuan masjid kuno dengan arsitektur Persia.

  7. Kerajaan Islam pertama di Nusantara yang berdiri di pesisir utara Sumatera adalah…
    A. Demak
    B. Samudera Pasai
    C. Aceh
    D. Banten
    E. Ternate

  8. Wali Songo memiliki peran yang sangat besar dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa. Metode penyebaran Islam yang paling efektif dilakukan oleh Wali Songo adalah melalui…
    A. Perang dan penaklukan wilayah.
    B. Perdagangan dan jalur diplomasi.
    C. Pendidikan, seni budaya, dan perkawinan.
    D. Pengiriman misionaris ke seluruh pelosok desa.
    E. Pemaksaan agama kepada masyarakat lokal.

  9. Salah satu dampak positif masuknya Islam terhadap kehidupan sosial masyarakat Nusantara adalah…
    A. Munculnya sistem kasta yang lebih kompleks.
    B. Peningkatan praktik perbudakan.
    C. Penghapusan perbedaan status sosial yang ekstrem.
    D. Penurunan kegiatan perdagangan antar pulau.
    E. Pembatasan akses pendidikan bagi perempuan.

  10. Motivasi utama bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra pada abad ke-15 hingga ke-17 dikenal dengan istilah 3G, yaitu Gold, Glory, dan Gospel. Yang dimaksud dengan "Gold" adalah…
    A. Penyebaran agama Kristen.
    B. Pencarian kekayaan berupa rempah-rempah dan logam mulia.
    C. Mendapatkan kejayaan dan kekuasaan politik.
    D. Penemuan rute baru ke Timur.
    E. Pembentukan koloni-koloni baru.

  11. Bangsa Eropa pertama yang berhasil mencapai kepulauan Nusantara dan mendirikan pos perdagangan di Malaka pada awal abad ke-16 adalah…
    A. Spanyol
    B. Inggris
    C. Belanda
    D. Portugis
    E. Prancis

  12. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) didirikan oleh Belanda pada tahun 1602 dengan tujuan utama…
    A. Menyebarkan agama Kristen di Nusantara.
    B. Mencari jalur perdagangan baru ke Cina.
    C. Menghindari persaingan antar pedagang Belanda dan memperkuat posisi di Asia.
    D. Melakukan penelitian ilmiah tentang flora dan fauna di Hindia Timur.
    E. Membangun infrastruktur modern di wilayah jajahan.

  13. Salah satu kebijakan ekonomi VOC yang paling merugikan rakyat pribumi adalah devide et impera, yang berarti…
    A. Sistem tanam paksa untuk komoditas ekspor.
    B. Monopoli perdagangan rempah-rempah.
    C. Politik adu domba antar kerajaan atau kelompok masyarakat.
    D. Kewajiban menyerahkan hasil bumi tertentu.
    E. Pelayaran Hongi untuk memberantas penyelundupan.

  14. Perbedaan mendasar antara kedatangan Portugis dan Belanda ke Nusantara adalah…
    A. Portugis datang untuk berdagang, Belanda untuk menyebarkan agama.
    B. Portugis lebih fokus pada monopoli perdagangan, Belanda pada penaklukan wilayah.
    C. Portugis membangun benteng-benteng pertahanan, Belanda membangun kota-kota modern.
    D. Portugis datang dengan armada kecil, Belanda dengan armada yang sangat besar.
    E. Portugis berupaya mendirikan pusat kekuasaan, Belanda hanya berdagang.

  15. Kesultanan Banten pada abad ke-17 dikenal sebagai bandar perdagangan lada yang ramai dan salah satu kekuatan maritim yang menentang dominasi VOC. Pemimpin Banten yang gigih melawan VOC dan dijuluki "Pangeran dari Seberang" adalah…
    A. Sultan Agung Tirtayasa
    B. Sultan Ageng Tirtayasa
    C. Sultan Hasanuddin
    D. Pangeran Diponegoro
    E. Sultan Iskandar Muda

READ  Contoh soal hots kelas 4 sd semester 1

Bagian 2: Kunci Jawaban dan Pembahasan Mendalam

Berikut adalah kunci jawaban beserta penjelasan rinci untuk setiap soal, yang akan memperkaya pemahaman Anda tentang materi sejarah.

  1. Jawaban: C. Kutai

    • Pembahasan: Kerajaan Kutai Martadipura adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia, diperkirakan berdiri pada abad ke-4 Masehi di Kalimantan Timur. Bukti keberadaannya adalah tujuh buah prasasti Yupa yang ditemukan, ditulis dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta, yang menceritakan tentang Raja Mulawarman dan silsilahnya. Pilihan lain seperti Tarumanegara (Jawa Barat) dan Sriwijaya (Sumatera) juga kerajaan kuno, namun Kutai adalah yang paling tua dengan bukti prasasti.
  2. Jawaban: B. Letaknya strategis di jalur perdagangan internasional antara India dan Cina.

    • Pembahasan: Sriwijaya yang berpusat di sekitar Palembang, Sumatera Selatan, memiliki lokasi yang sangat strategis. Letaknya di Selat Malaka dan Selat Sunda menjadikannya pengontrol jalur pelayaran dan perdagangan penting antara India dan Cina. Ini memungkinkan Sriwijaya memungut bea cukai, mengamankan jalur, dan mengembangkan kekuatan maritimnya, menjadikannya bandar internasional terbesar pada masanya serta pusat agama Buddha yang disegani.
  3. Jawaban: B. Syailendra

    • Pembahasan: Candi Borobudur, mahakarya arsitektur Buddha terbesar di dunia, dibangun oleh wangsa Syailendra pada masa pemerintahan Raja Samaratungga (sekitar abad ke-8 dan ke-9 Masehi). Wangsa Syailendra adalah penguasa Kerajaan Mataram Kuno yang menganut agama Buddha, berbeda dengan wangsa Sanjaya yang menganut Hindu dan membangun Candi Prambanan.
  4. Jawaban: B. Mempersatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit.

    • Pembahasan: Sumpah Palapa adalah ikrar yang diucapkan oleh Mahapatih Gajah Mada pada tahun 1336 Masehi, yang menyatakan tidak akan menikmati palapa (kenikmatan duniawi) sebelum berhasil menyatukan Nusantara di bawah panji Majapahit. Sumpah ini menjadi visi politik Majapahit yang ambisius di bawah kepemimpinan Gajah Mada dan Raja Hayam Wuruk, yang kemudian berhasil membawa Majapahit ke puncak kejayaannya sebagai kemaharajaan yang meliputi sebagian besar Asia Tenggara.
  5. Jawaban: A. Ekspedisi Pamalayu untuk menaklukkan Kerajaan Melayu.

    • Pembahasan: Raja Kertanegara (1268-1292 M) adalah raja terakhir dan raja terbesar Kerajaan Singasari. Untuk memperluas pengaruhnya dan membendung ancaman dari Dinasti Yuan (Mongol) di utara, Kertanegara melancarkan Ekspedisi Pamalayu pada tahun 1275-1292 Masehi ke Kerajaan Melayu (Dharmasraya) di Sumatera. Kebijakan ini merupakan bagian dari cita-cita politiknya untuk menyatukan Nusantara di bawah Singasari.
  6. Jawaban: A. Penemuan makam Sultan Malik al-Saleh dengan corak Gujarat.

    • Pembahasan: Teori Gujarat adalah salah satu teori paling kuat tentang masuknya Islam ke Nusantara. Teori ini didukung oleh penemuan makam Sultan Malik al-Saleh, raja pertama Kerajaan Samudera Pasai (kerajaan Islam pertama di Nusantara), yang memiliki nisan bercorak Gujarat. Selain itu, sebagian besar pedagang Muslim di India pada abad ke-13 berasal dari Gujarat. Catatan Marcopolo memang menyebut Islam di Sumatera, namun tidak spesifik pada asal-usulnya.
  7. Jawaban: B. Samudera Pasai

    • Pembahasan: Kerajaan Samudera Pasai, yang terletak di pesisir utara Sumatera (sekitar Aceh saat ini), diyakini sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara. Didirikan oleh Marah Silu yang kemudian bergelar Sultan Malik al-Saleh pada sekitar abad ke-13 Masehi. Keberadaannya dikonfirmasi oleh catatan penjelajah Ibnu Battuta dan Marco Polo.
  8. Jawaban: C. Pendidikan, seni budaya, dan perkawinan.

    • Pembahasan: Wali Songo (sembilan wali) adalah tokoh-tokoh ulama yang berperan besar dalam penyebaran Islam di Jawa pada abad ke-15 dan ke-16. Mereka menggunakan pendekatan yang bijaksana dan akulturatif, seperti mendirikan pesantren (pendidikan), menggunakan seni pertunjukan (wayang, gamelan, tembang) sebagai media dakwah, serta melalui perkawinan dengan putri-putri bangsawan lokal. Metode ini sangat efektif karena Islam dapat diterima secara damai dan tidak menghilangkan budaya lokal.
  9. Jawaban: C. Penghapusan perbedaan status sosial yang ekstrem.

    • Pembahasan: Salah satu ajaran inti Islam adalah kesetaraan di hadapan Tuhan, yang menekankan bahwa semua manusia sama kecuali dalam ketakwaannya. Hal ini membawa dampak positif pada masyarakat Nusantara yang sebelumnya mengenal sistem kasta (dalam Hindu) atau stratifikasi sosial yang kaku. Islam menawarkan penghapusan perbedaan status sosial yang ekstrem, meskipun dalam praktiknya masih ada struktur sosial, namun secara ideal ajaran ini membawa semangat egalitarianisme.
  10. Jawaban: B. Pencarian kekayaan berupa rempah-rempah dan logam mulia.

    • Pembahasan: Konsep 3G (Gold, Glory, Gospel) adalah motivasi utama bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra.
      • Gold: Merujuk pada keinginan untuk mencari kekayaan, terutama rempah-rempah yang sangat mahal di Eropa (sebagai pengawet makanan, obat, dan bumbu), serta logam mulia seperti emas.
      • Glory: Merujuk pada keinginan untuk mencapai kejayaan, kekuasaan, dan prestise politik bagi negara asal.
      • Gospel: Merujuk pada semangat untuk menyebarkan agama Kristen (Katolik atau Protestan) ke seluruh dunia.
  11. Jawaban: D. Portugis

    • Pembahasan: Bangsa Portugis adalah pelopor penjelajahan samudra dan bangsa Eropa pertama yang tiba di Asia Tenggara. Pada tahun 1511, di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque, Portugis berhasil menaklukkan Malaka, sebuah pelabuhan dagang strategis. Setelah itu, mereka melanjutkan pelayaran ke Maluku (Indonesia) untuk mencari pusat rempah-rempah.
  12. Jawaban: C. Menghindari persaingan antar pedagang Belanda dan memperkuat posisi di Asia.

    • Pembahasan: VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), atau Perusahaan Hindia Timur Belanda, didirikan pada tahun 1602. Sebelum VOC dibentuk, banyak perusahaan dagang Belanda yang bersaing satu sama lain, melemahkan posisi mereka di pasar rempah-rempah Asia. VOC dibentuk untuk menyatukan kekuatan, mendapatkan hak monopoli perdagangan dari pemerintah Belanda, dan membangun kekuatan militer dan politik untuk mengamankan jalur dan sumber rempah-rempah di Asia.
  13. Jawaban: C. Politik adu domba antar kerajaan atau kelompok masyarakat.

    • Pembahasan: Devide et impera adalah strategi politik yang sangat licik dan merugikan yang diterapkan VOC. Artinya "pecah belah dan kuasai". VOC seringkali memanfaatkan perselisihan internal antar kerajaan atau kelompok masyarakat lokal, memberikan dukungan kepada salah satu pihak, dan kemudian mengambil keuntungan dari konflik tersebut untuk memperluas pengaruh dan kekuasaan mereka.
  14. Jawaban: B. Portugis lebih fokus pada monopoli perdagangan, Belanda pada penaklukan wilayah.

    • Pembahasan: Portugis, setelah menaklukkan Malaka, lebih berorientasi pada pembangunan pos-pos perdagangan dan benteng-benteng untuk mengamankan jalur rempah-rempah. Meskipun mereka juga melakukan monopoli, fokusnya lebih pada menguasai titik-titik strategis. Sementara itu, Belanda melalui VOC, dengan kekuatan finansial dan militernya yang lebih besar, memiliki ambisi yang lebih jauh, yaitu menguasai secara teritorial wilayah-wilayah penghasil rempah-rempah (terutama di Maluku dan Jawa) untuk sepenuhnya mengontrol produksi dan harganya, yang kemudian berkembang menjadi kolonialisme.
  15. Jawaban: B. Sultan Ageng Tirtayasa

    • Pembahasan: Sultan Ageng Tirtayasa (memerintah 1651-1683 M) adalah raja Kesultanan Banten yang terkenal karena kegigihannya melawan VOC. Ia berusaha menjadikan Banten sebagai bandar perdagangan internasional yang bebas dari monopoli VOC. Pertentangannya dengan VOC mencapai puncaknya hingga ia diadu domba dengan putranya sendiri, Sultan Haji, yang kemudian berpihak kepada VOC. Sultan Ageng Tirtayasa adalah pahlawan nasional yang gigih mempertahankan kemerdekaan ekonomi Banten.
READ  Menguasai Konsep Dasar Ekonomi Bisnis: Contoh Soal dan Pembahasan Lengkap Kelas 10 Semester 1

Kesimpulan

Melalui soal-soal dan pembahasan ini, kita telah meninjau kembali perjalanan sejarah Nusantara dari masa kejayaan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha yang membentuk fondasi budaya dan politik, hingga masuknya Islam yang membawa perubahan sosial dan agama, serta awal kedatangan bangsa Eropa yang menandai dimulainya era kolonialisme. Memahami periode ini sangat penting karena ia menjelaskan bagaimana Indonesia terbentuk, mengapa kita memiliki keragaman budaya dan agama, serta bagaimana perjuangan untuk kemerdekaan berakar jauh di masa lalu.

Teruslah belajar, berdiskusi, dan menanyakan hal-hal yang belum Anda pahami. Sejarah bukan hanya tentang menghafal tanggal dan nama, tetapi tentang memahami sebab-akibat, konteks, dan pelajaran yang bisa kita ambil dari masa lalu. Semoga artikel ini bermanfaat dalam perjalanan belajar sejarah Anda! Semangat belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *