- by admin
- 0
- Posted on
Memahami dan Menguasai Pecahan: Contoh Soal UTS Revisi Terbaru Kelas 4 Semester 1
Pecahan merupakan salah satu konsep fundamental dalam matematika yang akan terus menemani siswa di jenjang pendidikan selanjutnya. Memahami pecahan bukan hanya tentang menghafal rumus, tetapi lebih kepada mengerti makna di baliknya, yaitu bagian dari keseluruhan. Di kelas 4 semester 1, siswa akan mendalami berbagai aspek pecahan, mulai dari pengenalan, penyederhanaan, perbandingan, hingga operasi dasar.
Menjelang Ujian Tengah Semester (UTS), para siswa dan guru perlu mempersiapkan diri dengan baik. Artikel ini hadir untuk memberikan panduan komprehensif mengenai contoh soal UTS Pecahan revisi terbaru untuk kelas 4 semester 1. Kami akan membahas berbagai tipe soal, strategi penyelesaian, dan tips agar siswa dapat meraih hasil maksimal.
Revisi Terbaru dan Fokus Pembelajaran Pecahan Kelas 4 Semester 1

Kurikulum terbaru menekankan pemahaman konseptual dan aplikatif pecahan. Siswa diharapkan mampu:
- Mengenal Pecahan: Memahami arti pecahan sebagai bagian dari benda utuh atau kumpulan benda.
- Menyatakan Pecahan: Menuliskan pecahan berdasarkan gambar atau deskripsi.
- Pecahan Senilai: Mengidentifikasi dan mencari pecahan yang memiliki nilai sama.
- Penyederhanaan Pecahan: Mengubah pecahan menjadi bentuk paling sederhana.
- Membandingkan Pecahan: Menentukan pecahan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan.
- Mengurutkan Pecahan: Menyusun pecahan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
- Operasi Dasar Pecahan (dengan penyebut sama): Menjumlahkan dan mengurangkan pecahan.
Dengan memahami fokus pembelajaran ini, kita dapat merancang soal-soal yang relevan dan menguji pemahaman siswa secara mendalam.
Contoh Soal UTS Pecahan Kelas 4 Semester 1 (Revisi Terbaru)
Berikut adalah berbagai tipe soal yang mungkin muncul dalam UTS, lengkap dengan penjelasan dan cara penyelesaiannya:
Bagian I: Pilihan Ganda
Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
-
Gambar di bawah ini menunjukkan bagian yang diarsir dari sebuah pizza. Pecahan yang tepat untuk menyatakan bagian yang diarsir adalah…
(Gambar: Lingkaran pizza dibagi 6, 3 bagian diarsir)
A. 1/6
B. 2/6
C. 3/6
D. 4/6Pembahasan:
Soal ini menguji pemahaman siswa tentang representasi visual pecahan. Siswa perlu menghitung jumlah bagian yang diarsir (pembilang) dan jumlah seluruh bagian (penyebut). Dalam gambar ini, ada 3 bagian yang diarsir dari total 6 bagian. Jadi, pecahannya adalah 3/6. -
Pecahan yang senilai dengan 1/2 adalah…
A. 2/3
B. 3/4
C. 4/8
D. 1/4Pembahasan:
Soal ini menguji konsep pecahan senilai. Siswa perlu mencari pecahan yang jika dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama pada pembilang dan penyebutnya akan menghasilkan pecahan tersebut. 1/2 dikalikan 4/4 menghasilkan 4/8. -
Bentuk paling sederhana dari pecahan 6/12 adalah…
A. 1/2
B. 2/3
C. 3/4
D. 6/12Pembahasan:
Penyederhanaan pecahan dilakukan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) mereka. FPB dari 6 dan 12 adalah 6. Jadi, 6 ÷ 6 = 1 dan 12 ÷ 6 = 2. Pecahan sederhananya adalah 1/2. -
Manakah dari pecahan berikut yang nilainya paling besar?
A. 1/4
B. 1/3
C. 1/2
D. 1/5Pembahasan:
Untuk membandingkan pecahan dengan pembilang yang sama, semakin kecil penyebutnya, semakin besar nilainya. Antara 4, 3, 2, dan 5, penyebut terkecil adalah 2. Maka, 1/2 adalah yang terbesar. -
Hasil dari 2/5 + 1/5 adalah…
A. 1/5
B. 2/5
C. 3/5
D. 4/5Pembahasan:
Penjumlahan pecahan dengan penyebut yang sama dilakukan dengan menjumlahkan pembilangnya, sementara penyebutnya tetap sama. 2 + 1 = 3. Jadi, hasilnya adalah 3/5.
Bagian II: Isian Singkat
Petunjuk: Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
-
Sebuah kue dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Jika Budi mengambil 3 bagian, maka Budi mengambil ___ bagian dari seluruh kue.
Pembahasan:
Sama seperti soal pilihan ganda nomor 1, siswa perlu mengidentifikasi pembilang (bagian yang diambil) dan penyebut (jumlah seluruh bagian). Budi mengambil 3 dari 8 bagian, sehingga jawabannya adalah 3/8. -
Pecahan 2/3 dapat diubah menjadi pecahan senilai dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan angka yang sama. Jika dikalikan dengan 2, maka pecahan senilainya adalah ___.
Pembahasan:
Siswa diminta untuk mencari pecahan senilai dengan mengalikan pembilang dan penyebut dengan 2. (2 × 2) / (3 × 2) = 4/6. -
Untuk membandingkan pecahan 3/7 dan 5/7, kita membandingkan nya. Karena 3 5, maka 3/7 ___ 5/7.
Pembahasan:
Untuk membandingkan pecahan dengan penyebut yang sama, kita membandingkan pembilangnya. Karena 3 lebih kecil dari 5, maka 3/7 lebih kecil dari 5/7. Jawaban yang tepat adalah: pembilang, <, <. -
Bentuk paling sederhana dari pecahan 9/15 adalah ___.
Pembahasan:
FPB dari 9 dan 15 adalah 3. (9 ÷ 3) / (15 ÷ 3) = 3/5. -
Hasil dari 7/9 – 2/9 adalah ___.
Pembahasan:
Pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama dilakukan dengan mengurangkan pembilangnya. 7 – 2 = 5. Jadi, hasilnya adalah 5/9.
Bagian III: Uraian
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan sistematis.
-
Gambarlah persegi panjang dan arsir bagiannya untuk menunjukkan pecahan 2/5.
Pembahasan:
Siswa diminta untuk menggambar persegi panjang, membaginya menjadi 5 bagian yang sama besar, dan mengarsir 2 bagian di antaranya. Ini menguji kemampuan visualisasi dan representasi pecahan. -
Tentukan dua pecahan yang senilai dengan 3/4. Jelaskan caramu.
Pembahasan:
Siswa perlu menunjukkan pemahaman tentang cara mencari pecahan senilai. Contoh:- Mengalikan pembilang dan penyebut dengan 2: (3 × 2) / (4 × 2) = 6/8.
- Mengalikan pembilang dan penyebut dengan 3: (3 × 3) / (4 × 3) = 9/12.
Atau dapat juga menggunakan cara membagi jika ada pecahan yang lebih besar.
-
Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil hingga terbesar: 2/7, 5/7, 1/7, 4/7.
Pembahasan:
Karena semua pecahan memiliki penyebut yang sama, siswa hanya perlu mengurutkan pembilangnya. Urutan pembilangnya adalah 1, 2, 4, 5. Jadi, urutan pecahannya adalah 1/7, 2/7, 4/7, 5/7. -
Ibu membeli 5/6 kilogram gula. Sebanyak 2/6 kilogram gula digunakan untuk membuat kue. Berapa sisa gula yang dimiliki Ibu sekarang?
Pembahasan:
Soal cerita ini menguji kemampuan pengurangan pecahan.
Diketahui: Gula awal = 5/6 kg, Gula terpakai = 2/6 kg.
Ditanya: Sisa gula.
Penyelesaian: 5/6 – 2/6 = (5-2)/6 = 3/6 kg.
Siswa juga bisa diminta untuk menyederhanakan jawabannya menjadi 1/2 kg. -
Ayah memiliki sebuah kebun yang luasnya 1. Ayah menanami 1/3 bagian kebun dengan jagung dan 2/3 bagian kebun dengan singkong. Berapa bagian kebun yang sudah ditanami Ayah?
Pembahasan:
Soal cerita ini menguji kemampuan penjumlahan pecahan.
Diketahui: Bagian jagung = 1/3, Bagian singkong = 2/3.
Ditanya: Total bagian yang ditanami.
Penyelesaian: 1/3 + 2/3 = (1+2)/3 = 3/3 = 1.
Ini menunjukkan bahwa seluruh kebun telah ditanami.
Strategi Belajar Efektif untuk Menguasai Pecahan
- Visualisasi Adalah Kunci: Gunakan benda nyata seperti kertas lipat, potongan buah, atau gambar untuk membantu memahami konsep pecahan. Saat mengerjakan soal, membayangkan gambar dapat sangat membantu.
- Pahami Konsep, Bukan Hafalan: Fokus pada arti dari pembilang dan penyebut, serta mengapa pecahan senilai itu sama.
- Latihan Teratur: Kerjakan berbagai macam soal, mulai dari yang mudah hingga yang menantang. Semakin banyak berlatih, semakin terbiasa siswa dengan berbagai tipe soal.
- Fokus pada Penyederhanaan: Biasakan untuk selalu menyederhanakan pecahan hasil operasi agar sesuai dengan bentuk paling sederhana yang sering diminta.
- Baca Soal dengan Cermat: Pastikan siswa memahami apa yang diminta oleh soal, apakah itu penjumlahan, pengurangan, perbandingan, atau penyederhanaan.
- Gunakan Materi Pendukung: Manfaatkan buku paket, lembar kerja, video pembelajaran, atau aplikasi edukasi yang membahas pecahan.
- Diskusikan dengan Teman atau Guru: Jika ada kesulitan, jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi. Penjelasan dari orang lain seringkali memberikan sudut pandang baru.
Kesimpulan
Pecahan memang bisa menjadi tantangan bagi sebagian siswa, namun dengan pemahaman konsep yang kuat dan latihan yang konsisten, materi ini dapat dikuasai dengan baik. Contoh-contoh soal UTS yang disajikan di atas mencakup berbagai aspek penting dari pembelajaran pecahan di kelas 4 semester 1 sesuai dengan revisi kurikulum terbaru. Dengan strategi belajar yang tepat dan fokus pada pemahaman mendalam, siswa akan lebih percaya diri dalam menghadapi ujian dan siap melanjutkan ke materi matematika yang lebih kompleks di masa depan. Selamat belajar dan semoga sukses!
